Go to Top

AC Murah? Jangan Buru-Buru Beli!

AC Murah? Tunggu Dulu! Inilah Tips Penting Sebelum Anda Membeli AC

AC (Air Conditioner) menjadi alat yang penting ketika menginginkan kenyamanan beraktifitas di dalam ruangan. AC yang digunakan pada sebuah ruangan harus sesuai dengan kebutuhan karena sangat berdampak pada ketahanan jangka panjang AC serta efisiensi pemakaian listrik. Jika anda masih bingung menentukan AC yang tepat atau AC sering rusak/boros karena kekuatan AC tidak sesuai dengan ruangan, berikut kami berikan tips sebelum membeli AC.

  1. Mengukur luas ruangan.
    Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengukur ruangan yang akan dipasang AC. Misalnya ruangan Anda memiliki panjang 6 meter dan lebar 3 meter, maka luas ruangan yang akan dipasang AC adalah 18 m2.
  1. Menghitung dan menentukan PK AC yang dibutuhkan.
    Menghitung dan menentukan PK AC dapat dilakukan melalui beberapa langkah mudah. Rasio kebutuhan ideal sebuah ruangan adalah sekitar 600 BTU/h/m2. Langkah pertama adalah mengukur kebutuhan daya AC terhadap luas ruangan dengan cara mengalikan luas ruangan dengan 600 BTU/h/m2. Sehingga kebutuhan daya AC adalah 18 m2 x 600 BTU/h/m2 = 10.800 BTU/h. Langkah selanjutnya adalah menyesuakin kebutuhan daya AC dengan berpacuan pada data berikut:±5.000 BTU/h    = AC ½ PK
    ± 7.000 BTU/h   = AC ¾ PK
    ± 9.000 BTU/h   = AC 1 PK
    ±12.000 BTU/h = AC 1½ PK
    ±18.000 BTU/h = AC 2 PK
    Jadi sesuai dengan kebutuhan daya AC 10.800 BTU/h, maka anda dapat memilih AC antara 1 PK atau AC 1½ PK.
  1. Pilih AC hemat listrik
    Ketika anda sudah mengetahui PK AC yang dibutuhkan, maka langkah selanjutnya adalah datang ke tempat penjualan AC. Kami sarankan anda pilih AC yang hemat listrik jika budget memungkinkan. Karena biasanya makin irit listrik, harga AC makin mahal. Salah satu alternatif AC hemat listrik adalah AC Daikin tipe inverter.

Memilih AC tipe inverter memang harus siap menyediakan budget lebih banyak dibandingkan AC konvensional. Namun kami berikan tips memilih AC konvensional dengan efisiensi yang baik sehingga dapat menghemat pemakaian listrik.

Ratio output dibanding input

AC bisa dikatakan hemat energi jika AC memiliki output cooling capacity (BTU/h) dibanding power consumption (Watt) angkanya paling besar. Artinya, semakin tinggi rationya berarti AC semakin hemat dan efisien.

Pada contoh diatas maka AC merk Panasonic type Alowa ½ PK paling hemat energi dan efisien, baik secara besaran konsumsi energinya (watt) maupun besaran arus daya listrik (ampere) yang dibutuhkan. Urutan kedua disusul oleh AC LG Neo Plasma.

Pada kelas AC yang berkapasitas 1 PK, AC LG menduduki peringkat pertama sebagai AC yang paling hemat energi. Baru kemudian disusul beberapa merk lain, berturut-turut seperti: Daikin, Sharp dan TCL.

AC TCL adalah produk buatan dari Cina. Banyak rumah-rumah, perkantoran, ruang-ruang mesin ATM yang menggunakan AC merk ini. TCL ini secara harga memang murah, sebagaimana ciri rata-rata produk Cina pada umumnya. Namun ternyata AC TCL ini justru yang paling boros atau tidak efisien diantara merk-merk AC lainnya. Silahkan bandingkan AC TCL kapasitas 1 PK ternyata cooling capacitynya tidak jauh beda dengan merk Panasonic yang kapasitasnya cuma ¾ PK.

, , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ada yang bisa dibantu?
#
Agent (Online)
×

Kami dengan senang hati dapat membantu keperluan ada.